News

Angin Puting Beliung Landa Kabupaten Semarang, 30 Rumah Rusak

×

Angin Puting Beliung Landa Kabupaten Semarang, 30 Rumah Rusak

Sebarkan artikel ini
Kondisi salah satu rumah terdampak angin puting beliung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/3). (via BNPB)
Kondisi salah satu rumah terdampak angin puting beliung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/3). (via BNPB)
Kondisi salah satu rumah terdampak angin puting beliung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/3). (via BNPB)
Kondisi salah satu rumah terdampak angin puting beliung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/3). (via BNPB)

Djogjainfo – Angin puting beliung terjang Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada Selasa (8/3).

Peristiwa tersebut terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda Desa Polobogo dan Desa Sumogawe di Kecamatan Getasan pukul 15.30 WIB.

Merujuk pada laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, hingga Rabu (9/3), tercatat 33 kepala keluarga terdampak angin puting beliung dan sebanyak 30 unit rumah mengalami kerusakan.

Meskipun berdampak pada rumah warga, tidak ada warga yang dilaporkan menjadi korban maupun mengungsi.

Pascakejadian BPBD Kabupaten Semarang bersama TNI/Polri dan aparat setempat dibantu relawan, melakukan pembersihan sisa material seperti pohon tumbang dan rumah warga yang rusak.

Selain itu warga terdampak mendapatkan bantuan logistik yang didistribusikan oleh BPBD setempat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Semarang, Pegunungan Tengah, Jawa Tengah bagian Timur dan Solo Raya pada Kamis (10/3) dan Jumat (11/3).

Untuk mengurangi dampak yang terjadi akibat peristiwa angin puting beliung, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dengan menghindar dari bangunan dan pohon yang rapuh serta menghindari berlindung didekat papan reklame. (rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *