Minggu, 21 Juli 2024
Djogja Info

Angkutan Nataru, Hampir 200 Ribu Penumpang KA Naik dari Daop 6 Yogyakarta

Ilustrasi penumpang kereta api dari Stasiun Yogyakarta. (Daop 6 Yogyakarta)
Ilustrasi penumpang kereta api dari Stasiun Yogyakarta. (Daop 6 Yogyakarta)

Djogjainfo – Sampai hari terakhir masa Angkutan Nataru 2021 / 2022, Selasa (4/1), penumpang yang berangkat dari Daop 6 Yogyakarta sebanyak 197.911 orang atau rata-rata harian ada sekitar 10.400 penumpang.

Sedangkan untuk penumpang yang turun selama masa Nataru di wilayah Daop 6 mencapai 189.468 penumpang, atau rata-rata harian sekitar 9.900 penumpang.

Dari masa posko Nataru mulai tanggal 17 Desember 2021 hingga 4 Januari 2022 (19 hari), volume penumpang keberangkatan dan kedatangan tertinggi terjadi pada tanggal 19 Desember 2021 yaitu ada 17.020 penumpang naik dan 12.497 penumpang turun.

Untuk data pembatalan penumpang pada periode 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, ada 501 pembatalan karena belum vaksin kedua dan 1.699 pembatalan penumpang usia di bawah 12 tahun.

“Hal ini mengacu kepada peraturan dari pemerintah SE Kemenhub no.112 tahun 2201, yang cukup efektif membatasi mobilisasi masyarakat”, demikian diungkapkan Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto.

“Secara total, volume penumpang angkutan Nataru 2021/2022 mengalami peningkatan dari masa angkutan Nataru 2020/2021 yaitu dari 76.990 penumpang menjadi 197.911 penumpang. Alhamdulillah sejauh ini angkutan Nataru di Daop 6 berjalan lancar, aman, dan selamat dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah terutama SE Kemenhub No 112 tahun 2021,” jelas Supriyanto.

Berkaitan dengan aturan lanjutan sesudah tanggal 2 Januari 2022, Supriyanto menegaskan bahwa persyaratan penumpanh KA kembali mengacu pada aturan sebelumnya yaitu SE Kemenhub No. 97 Tahun 2021.

Adapun persyaratan penumpang KA berdasarkan SE 97 Tahun 2021 adalah sebagai berikut :

1. KA Jarak Jauh:

a. Pelanggan di atas 12 tahun, wajib vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin. Menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1×24 jam.

b. Pelanggan di bawah 12 tahun, menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang berlaku 1×24 jam dan didampingi orang tua.

2. KA Lokal:

a. Pelanggan di atas 12 tahun, wajib vaksin minimal dosis pertama. Jika belum dapat divaksin karena alasan medis, dapat menyertakan surat keterangan dari dokter spesialis atau dokter rumah sakit pemerintah sebagai pengganti vaksin.

b. Pelanggan di bawah 12 tahun, didampingi orang tua.

Untuk info lebih lanjut terkait syarat naik KA pada masa pandemi Covid-19, masyarakat dapat menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121. (rls)

Leave a Reply