Rabu, 22 Mei 2024
Djogja Info

Bencana Banjir dan Longsor di Bandung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia

Banjir dan Longsor Melanda Bandung Barat. (via BNPB)
Banjir dan Longsor Melanda Bandung Barat. (via BNPB)
Banjir dan Longsor Melanda Bandung Barat. (via BNPB)
Banjir dan Longsor Melanda Bandung Barat. (via BNPB)

Djogjainfo – Banjir dan longsor melanda Desa Sukaresmi, Kecamatan Rongga, Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Kamis (14/4). Kejadian ini terjadi setelah hujan dengan insentitas tinggi sekitar pukul 20.00 WIB.

Banjir dan tanah longsor mengakibatkan satu korban meninggal dunia berumur 8 tahun. Menurut penuturan warga, korban bersama rekannya pulang mengaji dilokasi tidak jauh dari rumahnya.

Baca juga: 11 Rumah Rusak Akibat Angin Kencang di Kota Bogor

Tiba-tiba jalan yang dilalui longsor dan menyeret ketiganya, dua anak berhasil diselamatkan, namun korban tidak terselamatkan. Hingga kini, jasad korban masih dalam pencarian tim gabungan dilapangan, namun pencarian dihentikan karena kondisi cuaca hujan.

“Upaya pencarian hari ini dihentikan sekitar pukul 16.00 WIB, karena kondisi cuaca hujan.
Pencarian dilanjutkan besok pagi pukul 08.00 WIB,” Ujar Dudi Kalaksa BPBD Bandung Barat melalui pesan singkat, Jumat (15/4).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat mencatat, kejadian ini juga berdampak pada 22 unit rumah rusak, 10 diantaranya mengalami rusak berat, 3 hektar lahan pertanian sawah dan perkebunan, serta akses jalan desa tertutup hanya bisa dilalui pejalan kaki.

Sesaat setelah kejadian BPBD Bandung Barat bersama tim gabungan yang terdiri dari Tni Polri, Basarnas, Tagana, PMI, Pemerintah Desa dan Masyarakat segera tiba dilokasi untuk melakukan upaya penanganan darurat dan operasi pencarian.

Koordinasi dengan pemerintah setempat juga terus dijalin dalam mengantisipasi adanya banjir atau longsor susulan.

Informasi peringatan dini esok hari, Sabtu (16/4) dari BMKG menginformasikan untuk waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada waktu siang hingga menjelang malam hari di wilayah Kab. dan Kota Bogor, Kota Depok, Kab. dan Kota Bekasi, Kab. Karawang, Kab. Purwakarta.

Kemudian Kab. Subang, Kab Indramayu, Kab. dan Kota Cirebon, Kab Majalengka, Kab. Ciamis, Kab. Pangandaran, Kota Banjar, Kab. Sumedang, Kab. Kuningan, Kab. dan Kota Sukabumi, Kab. Cianjur, Kab. Garut, Kab. dan Kota Tasikmalaya, Kab. dan Kota Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi.

Kondisi curah hujan yang tinggi, dapat memberikan pengaruh terhadap berkurangnya kekuatan struktur tanah yang kemudian terisi air saat hujan sehingga memicu longsor.

Baca juga: Angin Kencang Terjang 6 Desa di Madiun, Puluhan Rumah Rusak Ringan

Oleh karena itu, BNPB menghimbau untuk seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.

Salah satunya, Melakukan mitigasi berbasis vegetasi bisa dilakukan dengan melakukan penanaman vetiver atau akar wangi. Bagian akarnya bermanfaat memperkuat struktur tanah untuk mencegah terjadinya longsor. (rls)

Leave a Reply