Sabtu, 15 Juni 2024
Djogja Info

Gowes Pemkot Yogyakarta, Angkat Potensi Ekonomi di Wirogunan

Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat gowes. (Pemkot Yogyakarta)
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat gowes. (Pemkot Yogyakarta)
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat gowes. (Pemkot Yogyakarta)
Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat gowes. (Pemkot Yogyakarta)

Djogjainfo – Kegiatan bersepeda bersama Dodolan Kampung yang diadakan Pemerintah Kota Yogyakarta bersama berbagai komunitas sepeda kembali menyusuri kampung- kampung di Kota Yogyakarta.

Gowes bersama pada Jumat (21/1/2021) berkolaborasi dengan program Dakon Perak dari Pemkot Yogyakarta untuk melihat potensi di wilayah Kelurahan Wirogunan.

Gowes bersama dimulai dari kompleks Balai Kota Yogyakarta pada Jumat (21/1/2021) pagi melewati Jalan Kusumanegara.

Kemudian berbelok ke Jalan Batikan lalu menyusuri jalan- jalan kampung- kampung di Kelurahan Wirogunan di antaranya di Kampung Nyutran dan berakhir di Kampung Surokarsan.

Rombongan berhenti di beberapa titik potensi di Kelurahan Wirogunan di antaranya produsen kain batik dan suplayer berbagai produk kerajinan alam.

“Tujuannya ke Wilayah Wirogunan untuk melihat potensi- potensi yang ada. Seperti ini berjualan kerajinan- kerajinan dari berbagai macam produk alam,” kata Heroe di sela pemberhentian gowes melihat potensi produk di wilayah Kelurahan Wirogunan.

Heroe menuturkan rombongan juga mengunjungi Kampung Surokarsan di Kelurahan Wirogunan yang akan menjadi pusat kegiatan untuk pengembangan dana strategis.

Rencananya akan menyatukan antara Bintaran, Surokarsan, Kelurahan Keparakan dan Kelurahan Prawirodirjan.

Heroe menyatakan dalam kegiatan rutin itu mengajak berbagai komunitas sepeda untuk melihat dan mempromosikan potensi- potensi yang ada.

Diharapkan mereka dapat menghubungkan dengan komunitas- komunitas lain sehingga menjadi satu kesatuan yang bisa menggerakan ekonomi masyarakat kampung- kampung di Kota Yogyakarta.

“Harapannya agar mempromosikan potensi- potensi yang ada. Ini juga dalam rangka membiasakan masyarakat untuk dilatih kegiatan sepedaan. Karena yang akan kita jual adalah bagaimana masyarakat terbiasa dengan sepeda. Harapannya juga menghubungkan dengan komunitas- komunitas yang lain agar menjadi satu kesatuan gerakan ekonomi,” jelas Heroe.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengedalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Yogyakarta Edy Muhammad mengatakan program Dakon Perak yaitu dolan ngaruhke ekonomi perempuan kampung KB dan Kampung Ramah Anak.

Program itu disinergikan dengan program Dodolan Kampung dari Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemkot Yogyakarta.

“Harapannya sinergi dengan Dodolan Kampung melalui gowes melihat potensi di wilayah sambil melihat kegiatan ibu- ibu PKK di Kampung KB dan kegiatan forum anak. Sambil menjaring permasalahan di wilayah, melihat potensi dan dipromosikan sehingga bersinergi,” terang Edy,

Menurutnya dengan program yang melibatkan asosiasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di 45 kelurahan di Kota Yogyakarta dan berbagai komunitas sepeda, diharapkan akan cepat diketahui masyarakat.

Pada tahun ini Dakon Perak akan diprogramkan bersama Bagian Kesra Pemkot Yogyakarta dengan program Dodolan Kampung.

Setiap minggu akan ada 1 kelurahan yang akan menjadi sasaran program sehingga lebih intens terkait kedalaman wilayah lebih lengkap. (*)

Leave a Reply