Selasa, 18 Juni 2024
Djogja Info

Kabar Terbaru Banjir di Bangka Selatan, Sempat Rendam 111 Rumah

Tim Gabungan melakukan penyedotan genangan air di salah satu rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (4/5). (BPBD Kabupaten Bangka Belitung)
Tim Gabungan melakukan penyedotan genangan air di salah satu rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (4/5). (BPBD Kabupaten Bangka Belitung)
Tim Gabungan melakukan penyedotan genangan air di salah satu rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (4/5). (BPBD Kabupaten Bangka Belitung)
Tim Gabungan melakukan penyedotan genangan air di salah satu rumah warga terdampak banjir di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (4/5). (BPBD Kabupaten Bangka Belitung)

Djogjainfo – Banjir melanda tiga kelurahan di Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, Rabu (2/5).

Peristiwa banjir tersebut terjadi pascahujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada pukul 08.00 WIB.

Baca juga: Hujan Lebat, Puluhan Rumah di Jember Terendam Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Selatan melaporkan, banjir yang merendam Kelurahan Teladan, Kelurahan Tanjung Ketapang dan Kelurahan Toboali di wilayah Kecamatan Toboali tersebut telah surut pada Kamis (5/5).

Adapun pada saat kejadian, tercatat sebanyak 111 kepala keluarga dan 111 unit rumah terdampak banjir dengan ketinggian muka air bervariasi antara 50 hingga 100 centimeter.

Selain itu, Tim Gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, unsur daerah dan masyarakat langsung melakukan pendataan.

Selain itu juga evakuasi warga dan barang-barang yang perlu diselamatkan dan melakukan penyedotan genangan air serta melakukan pembersihan material banjir yang tersisa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk sebagian wilayah Kabupaten Bangka Selatan, akan terjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada hari ini dan besok (6/5).

Merespon hal tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan waspada akan adanya potensi bencana hidrometeorologi susulan, dengan mengetahui potensi bencana di daerah masing-masing.

Baca juga: Banjir Terjadi di Cirebon, Merendam 964 Rumah Warga

Utamanya pada masa libur lebaran kali ini, mengingat banyak masyarakat yang melakukan perjalanan menuju kampung halaman maupun tempat wisata.

Jika terjadi hujan lebat menerus selama satu jam, masyarakat di kawasan wisata air yang terhubung dengan aliran sungai dari hulu agar menghindar dan menjauhi kawasan daerah aliran sungai hingga 1-2 jam setelah hujan reda. (*)

Leave a Reply