Selasa, 18 Juni 2024
Djogja Info

Keraton Yogyakarta Bagikan Ubarampe Gunungan Syawal ke ASN Pemda DIY

Gunungan Syawal dari Keraton Yogyakarta yang diberikan ke ASN Pemda DIY. (Humas Pemda DIY)
Gunungan Syawal dari Keraton Yogyakarta yang diberikan ke ASN Pemda DIY. (Humas Pemda DIY)
Gunungan Syawal dari Keraton Yogyakarta yang diberikan ke ASN Pemda DIY. (Humas Pemda DIY)
Gunungan Syawal dari Keraton Yogyakarta yang diberikan ke ASN Pemda DIY. (Humas Pemda DIY)

Yogyakarta, Djogjainfo – Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji menerima sekaligus membagikan ubarampe Gunungan Syawal Keraton Yogyakarta kepada ASN Pemda DIY dalam peringatan Idulfitri 1443/2022 di Pendapa Wiyata Praja, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (3/5) pagi.

Ubarampe gunungan diserahkan Utusan Dalem Keraton yakni KRT Widyacandra Ismayaningrat dan KRT Wiraguna.

Tak seperti peringatan Idulfitri pada umumnya, gunungan Keraton Yogyakarta tidak dibagikan dengan dirayah/direbut.

Hal ini terkait dengan Keraton Yogyakarta yang meniadakan prosesi Garebeg Syawal dengan arak-arakan prajurit dan gunungan seperti biasanya.

Prosesi diganti dengan pembagian pareden gunungan yang berupa rengginang kepada Abdi Dalem Keraton Yogyakarta, Puro Pakualaman, dan Kepatihan sebanyak 2.700 buah.

Pada sambutannya, Baskara Aji mengatakan rasa terima kasihnya kepada Keraton Yogyakarta dan Ngarsa Dalem atas berkah yang telah diberikan.

“Menira ngunjuk matur marang Sri Sultan Hamengku Buwono ingkang Jumeneng Kaping Sedasa ugi tansah memuji, para saderek dalem, Sentana Dalem, ugi Praja Dalem lan Kawula Dalem, tansah sinongsong panjenengan Dalem Allah, mugia manggih kasarasan, tinebihna saking sambekala,” ujar Aji.

Ia berharap bahwa pareden tersebut dapat membawa berkah bagi keluarga besar Pemda DIY dan juga Kepatihan.

Tak lupa dihaturkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga pembagian pareden gunungan dapat terlaksana dengan baik.

“Pudya pudyastuti marang Gusti ingkang Maha Kuwaos awit paring Dalem,” ucapnya.

Aji menambahkan, penerimaan pareden dapat menjadi satu pertanda yang menggambarkan tentang kebersatuan antara Keraton Yogyakarta dengan Pemerintah Daerah (DIY) dan masyarakat.

“Kita sama-sama membangun DIY dalam rangka memakmurkan dan menyejahterakan masyarakat DIY, sehingga masyarakat dan pemerintah Kabupaten/Kota dapat melengkapi satu sama lain,” terangnya. Seusai diterima, pareden tersebut lantas dibagikan Sekda DIY kepada seluruh Kepala OPD, para Kepala Biro, dan beberapa tamu undangan.

Senada, Paniradya Pati Kaistimewan Aris Eko Nugroho, menyampaikan bahwa pembagian ubarampe gunungan adalah bagian dari keistimewaan Yogyakarta.

“Di UUK ada 5 unsur keistimewaan salah satunya melembagakan peran Kasultanan Yogyakarta. Pada hari ini, pembagian pareden pada ASN di Kepatihan, harapannya bisa berlangsung terus menerus karena ini perlu kita pelihara dan kembangkan. Jangan sampai anak muda lupa sejarah, ini bagian dari warna keistimewaan,” tukasnya.

Di samping itu, pembagian pareden ini sejatinya tak menghilangkan makna Garebeg yakni sebagai perwujudan sedekah dari Ngarsa Dalem kepada rakyatnya.

Melalui siaran pers tertulis Keraton Yogyakarta, Mantu Dalem KPH Purbodiningrat atau Kanjeng Purbo, mengatakan meski kasus Covid-19 relatif landai, prosesi tetap dilaksanakan terbatas.

“Meski jumlah kasus Covid-19 DIY relatif melandai, namun kami memilih untuk tetap menggelar pembagian ubarampe Gunungan Syawal secara terbatas,” ujarnya. (rls)

Leave a Reply