Selasa, 18 Juni 2024
Djogja Info

Makna Merti Dusun Padukuhan Krebet di Bantul

Merti Dusun Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Sabtu (15/01/2022). (Pemkab Bantul)
Merti Dusun Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Sabtu (15/01/2022). (Pemkab Bantul)
 Merti Dusun Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Sabtu (15/01/2022). (Pemkab Bantul)
Merti Dusun Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Sabtu (15/01/2022). (Pemkab Bantul)

Djogjainfo – Merti dusun merupakan upacara adat yang dilakukan masyarakat dengan cara bersih-bersih di lingkungan tempat tinggal, dilanjutkan dengan doa bersama.

Padukuhan Krebet merupakan salah satu padukuhan yang berkomitmen untuk “nguri-uri kabudayan”.

Hampir 73 tahun padukuhan ini melakukan kegiatan Merti Dusun setiap tahunnya.

Wakil Bupati Bantul, Joko B. Purnomo hari ini menghadiri Merti Dusun Padukuhan Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan. Sabtu (15/01/2022).

Kepala Dukuh Krebet menuturkan bahwa kegiatan Merti Dusun ini dilakukan sebagai ucapan syukur pada Tuhan Yang Maha Esa, serta mengharapkan perlindungan agar warganya selalu diberikan kesehatan.

Kegiatan ini juga merupakan peninggalan nenek moyang yang harus dilestarikan karena dapat menjadi sarana menjaga gotong royong di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati mengapresiasi kegiatan merti dusun ini karena selain melestarikan budaya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi bagi masyarakat untuk mewujudkan kebersamaan dalam rangka pencapaian kesejahteraan masyarakat menuju terwujudnya visi Kabupaten Bantul yang harmonis, sejahtera, berkeadilan menuju Bantul yang Projotamansari, berbudaya, sejahtera, demokratis, dan agamis.

“Dengan demikian maka masyarakat akan memiliki rasa handarbeni kepada padukuhan dan saling tolong menolong untuk mewujudkan kebersamaan dalam rangka mencapai tujuan pembangunan” tutup Joko Purnomo. (*)

Leave a Reply