Senin, 24 Juni 2024
Djogja Info

PP Muhammadiyah Dorong Partai Ummat Aplikasikan Sila Keempat Pancasila

silaturahmi pimpinan Partai Umat dan jajarannya ke PP Muhammadiyah. (Humas PP Muhammadiyah)
silaturahmi pimpinan Partai Umat dan jajarannya ke PP Muhammadiyah. (Humas PP Muhammadiyah)
 silaturahmi pimpinan Partai Umat dan jajarannya ke PP Muhammadiyah. (Humas PP Muhammadiyah)
silaturahmi pimpinan Partai Umat dan jajarannya ke PP Muhammadiyah. (Humas PP Muhammadiyah)

Yogyakarta, Djogjainfo – Pimpinan Pusat Muhammadiyah menerima silaturahmi pimpinan Partai Ummat dan jajarannya, Jumat (20/5).

Bertempat di Gedung PP Muhammadiyah Cik Ditiro, Yogyakarta, Partai Umat diterima oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Baca juga: Muhammadiyah Targetkan Vaksin 100 Ribu Anak

“Tentu sebagaimana Muhammadiyah terbuka untuk semua partai yang telah bersilaturahmi, harapan kami bahwa Partai Ummat dapat menjadi peserta Pemilu, tapi juga menjadi partai yang dapat melakukan pendidikan politk yang baik bagi warga bangsa dan ikut membangun negara yang membawa pada kehidupan yang dicita-citakan oleh pendiri Republik ini,” tutur Haedar.

Tak lupa Haedar berpesan agar dalam berpolitik, Partai Ummat mengedepankan basis sila keempat Pancasila untuk membangun semangat musyawarah dan kemakmuran, yakni sila yang berbunyi “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan.”

“Semoga Partai Ummat mampu berfastabiqul khairat, berlomba secara sehat dan demokratis dengan partai-partai lain sehingga kehadiran Partai Ummat juga menjadi kekuatan bagi partai-partai politik di Indonesia sebagai sebuah sistem politik modern yang membawa Indonesia semakin demokratis,” imbuhnya.

Baca juga: Muhammadiyah Bangun Rumah Sakit Tipe D di Kabupaten Bandung

Terakhir, Haedar berpesan agar Partai Ummat bersama partai-partai lain di Republik Indonesia mengutamakan kolaborasi untuk bersama-sama membangun Indonesia.

“Partai Ummat dan partai-partai lain di Republik ini untuk dapat berkolaborasi secara sehat untuk membangun Indonesia menjadi negara yang makin bersatu, berdaulat, maju, adil dan makmur sebagaimana diamanatkan konstitusi sekaligus mampu merekat persatuan bangsa,” pungkasnya. (rls)

Leave a Reply