Rabu, 22 Mei 2024
Djogja Info

Wakil Bupati Sleman Serahkan Bantuan Kursi Roda ke Warga di Sanggrahan

pemberian bantuan kursi roda kepada warga. (Pemkab Sleman)
pemberian bantuan kursi roda kepada warga. (Pemkab Sleman)
pemberian bantuan kursi roda kepada warga. (Pemkab Sleman)
pemberian bantuan kursi roda kepada warga. (Pemkab Sleman)

Djogjainfo, Sleman – Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, kembali menyerahkan bantuan kursi roda pada Selasa (14/6).

Penyerahan kursi roda dilakukan di rumah penerima manfaat, Parinten, warga Sanggrahan, Caturharjo, Sleman. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Jaring Pengaman Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sleman.

Baca juga: Mudahkan Layanan Anggota, KSPPS Prima Artha Luncurkan Aplikasi

Melalui program kerja tersebut, diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu yang sedang mengalami sakit.

Parinten, merupakan salah seorang warga yang mengalami penyakit diabetes. Kondisi tersebut yang membuatnya sulit untuk beraktivitas sehari-sehari. Dengan menerima bantuan kursi roda, Parinten dan suaminya, Wakijo, mengaku bersyukur karena dapat dimudahkan untuk berkegiatan di sekitar rumah.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak dengan bantuan ini. Karena sebelumnya ibu hanya menggunakan bantuan kaki tiga, jadi itu hanya terbatas untuk aktivitasnya. Dengan kursi roda ini, insya Allah bisa semakin mempermudah aktivitas di sekitar rumah,” ujar Wakijo.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Danang Maharsa berharap bantuan dapat memenuhi kebutuhan warga.

Selain itu, bantuan yang diberikan Pemkab juga diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Sehingga dapat meringankan pekerjaan penerima bantuan dan menjadi manfaat untuk jangka panjang.

“Tentu dengan bantuan ini, kami harap bisa membantu warga yang membutuhkan. Dan untuk pemanfaatannya tidak hanya untuk saat ini tapi juga bisa bermanfaat untuk jangka panjang,” jelas Danang.

Jaring Pengaman Sosial telah tertuang dalam Peraturan Bupati Sleman nomor 4.3 Tahun 2020.

Baca juga: Pemkab Sleman Mulai Vaksinasi Booster Bagi Forkopimda

Di dalam Peraturan tersebut dijelaskan bahwa masyarakat miskin dan rentan miskin dapat mengajukan permohonan bantuan untuk meringankan berbagai macam permasalahan.

Seperti halnya permasalahan di bidang kesehatan, bidang sosial, dan bidang pendidikan. (rls)

Leave a Reply