Senin, 24 Juni 2024
Djogja Info

Waspada Hujan Lebat, Probolinggo Rawan Banjir

Banjir yang terjadi di Probolinggo beberapa waktu lalu. (via BNPB)
Banjir yang terjadi di Probolinggo beberapa waktu lalu. (via BNPB)
Banjir yang terjadi di Probolinggo beberapa waktu lalu. (via BNPB)
Banjir yang terjadi di Probolinggo beberapa waktu lalu. (via BNPB)

Djogjaingo – Hujan intensitas ringan masih berpeluang terjadi pada tiga kecamatan, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Jumat (3/6).

Sebelumnya beberapa desa di kecamatan tersebut terdampak banjir. BPBD setempat melaporkan genangan telah surut.

Baca juga: Banjir di Kepulauan Mentawai Surut, Pengungsi Kembali ke Rumah

Tiga kecamatan yang teridentifikasi masih berpeluang hujan yaitu di Kecamatan Krejengan, Kraksaan dan Besuk. Sejumlah desa di kecamatan tersebut sempat dilanda banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Probolinggo mencatat 5 desa terdampak, yaitu Desa Sokaan dan Gebangan (Kecamatan Krejengan), Desa Rangkang dan Kranjan (Kraksaan) dan Desa Matekan (Besuk).

Meskipun berpeluang hujan dengan intensitas ringan, BNPB mengimbau pemerintah daerah dan warga tetap siap siaga terhadap potensi banjir susulan. Kajian inaRISK menunjukkan kecamatan terdampak banjir itu merupakan wilayah dengan potensi banjir dengan kategori sedang hingga tinggi.

Teridentifikasi sebanyak 21 kecamatan di Probolinggo dengan potensi bahaya dengan kategori tersebut.

Diketahui sebelumnya, banjir pada tiga kecamatan yang terjadi pada Rabu pagi (1/6), pukul 06.00 WIB, berlangsung setelah hujan ringan hingga lebat yang memicu debit air Sungai Matekan meluap.

Sebanyak 276 KK yang tersebar di tiga kecamatan itu terdampak banjir. Rumah sejumlah keluarga tersebut terendam namun tidak ada laporan kerusakan.

BPBD Kabupaten Probolinggo melaporkan tidak ada warganya yang menjadi korban atau mengungsi.

Merespons peristiwa itu BPBD bersama unsur terkait melakukan patrol di wilayah terdampak. Petugas BPBD yang dibantu TNI, Polri dan aparat desa melakukan kaji cepat kebutuhan.

Baca juga: Banjir yang Melanda Kabupaten Sumba Barat, Begini Kondisinya saat Ini

Masyarakat diimbau untuk siap siaga, seperti mengaktifkan rencana kesiapsiagaan keluarga. Warga dapat mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di sekitar rumah atau lingkungan yang dipicu faktor hidrometeorologi.

Di samping itu, ketahui rute evakuasi, tempat evakuasi sementara dan siapkan tas siaga bencana.(*)

Leave a Reply